Dauroh Tafsir Al-Qur`an Juz 30

Pada hari Selasa, 1 Januari 2019 yang lalu, telah dilaksanakan kegiatan “Dauroh Tafsir Al-Qur`an Juz 30”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Divisi Ma’had Al-‘Ilmi Bidang Pendidikan YPIA. Kegiatan ini merupakan rangkaian dauroh yang menjadi bagian dari kegiatan Pesantren Liburan YPIA sekaligus KBM Ma’had Al-‘Ilmi T.A. 1439-1440 H. Tujuan dari kegiatan ini ialah untuk menyebarkan ilmu syar’i secara ta’shily (sistematis) serta sebagai materi tambahan diluar materi reguler untuk santri Ma’had Al-‘Ilmi mengenai tafsir  Al-Qur`an. Kegiatan ini diadakan selama dua hari, yakni hari Selasa dan Rabu (1 & 2 Januari 2019) pukul 08:00 s.d. 14:30 WIB di Masjid Al-Ashri Pogung Rejo, Sinduadi, Mlati, Sleman – D.I. Yogyakarta. Kegiatan ini diampu oleh Al-Ustadz Ahmad Anshori, Lc. Hafidzahullah serta diikuti oleh ±145 orang peserta yang terdiri atas 55 ikhwan (putra) dan 90 akhwat (putri).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur`an dan mengajarkannya” (H.R. Bukhari). Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah setelah membawakan hadits tersebut lalu menjelaskan, “Mempelajari Al-Qur`an dan mengajarkannya mencakup: (1) mempelajari dan mengajarkan huruf-hurufnya, dan (2) mempelajari dan mengajarkan makna-maknanya.“ Poin nomor dua inilah yang merupakan jenis mempelajari Al-Qur`an dan mengajarkannya yang paling mulia karena makna Al-Qur`an inilah yang menjadi tujuan yang dimaksud, sedangkan lafadz Al-Qur`an adalah sarana untuk mencapai maknanya. Kajian ini membahas tafsir Al-Qur`an Juz 30, khususnya dari surat Adh-dhuha sampai An-nas menggunakan panduan kitab tafsir buah karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah. Pembahasan surat-surat pendek tersebut menjadi suatu hal yang penting karena ia merupakan surat-surat yang paling sering dibaca saat shalat sehari-hari sehingga diharapkan setelah mengikuti kajian ini para peserta dapat lebih memahami, mentadabburi, serta mengamalkan ketika sedang maupun setelah membacanya.

Kegiatan dauroh ini berlangsung dengan kondusif dan para hadirin menyimak dengan baik. Para peserta menyimak kitab atau modul yang telah diberikan kemudian Ustadz membacakan, menerjemahkan, serta memberikan penjelasan. Peserta dauroh didominasi oleh para mahasiswa dan mahasiswi yang datang dari berbagai daerah di Yogyakarta maupun dari luar Yogyakarta.

Comments (0)

Komentar anda?