Semarak Ramadhan YPIA

Dari Harta yang Kita Lepaskan, Lahir Kebaikan yang Tak Pernah Putus

Mari hidupkan Ramadhan 1447H bukan hanya dengan menahan lapar, tapi dengan menghadirkan cinta, ilmu, dan harapan bagi sesama.

Ramadhan Tahun Ini, Apa Jejak Kebaikanmu?

Ramadhan adalah tamu agung yang sebentar lagi akan menyapa. Namun, ia bukan sekadar momen menahan haus dan dahaga. Ramadhan adalah kesempatan emas untuk meluaskan manfaat.

Di YPIA, kami mengajak Anda untuk tidak sekadar melewati Ramadhan, tapi mengisinya.

Hanya dengan Rp 20.000, Anda sudah bisa menyalakan pelita ilmu, mengenyangkan perut yang lapar, dan mencetak generasi peradaban.

Ke Mana Donasi Anda Mengalir?

Kami membagi kebaikan Anda ke dalam 3 Program Utama yang saling menguatkan:

Program Sosial: Menguatkan & Membahagiakan

Menebar kebahagiaan bagi mereka yang berpuasa namun dalam keterbatasan.

  • Tebar Ifthar & Sahur
  • Distribusi Kurma & Susu
  • Wakaf Mushaf Al-Qur’an & Buku Tajwid

Program Dakwah: Menghidupkan Cahaya Iman

Memastikan syiar Islam tetap bergema dan ilmu sampai ke hati umat.

  • Dauroh Ketakmiran Masjid
  • Kajian Akbar & Penceramah Subuh
  • Syiar kebaikan lainnya

Program Pendidikan: Menyiapkan Generasi Beradab

Mencetak penuntut ilmu yang paham agama sebagai investasi jariyah.

  • Dauroh Fikih & Tahsin Pra-Ramadhan
  • Kelas Bahasa Arab
  • Pembinaan Keilmuan Intensif
Total Kebutuhan Dana:

Rp 218.665.500

Angka ini bukan sekadar nominal, tapi representasi dari ribuan perut yang kenyang, ribuan ayat yang dibaca, dan ribuan ilmu yang diamalkan. Jadilah bagian dari puzzle kebaikan ini.

Siap Panen Pahala di Bulan Mulia?

Jangan tunda niat baik Anda. Harta yang Anda simpan akan habis, namun harta yang Anda sedekahkan akan kekal abadi.

Salurkan Donasi Terbaik Anda Melalui:

Bank Syariah Indonesia (BSI)
7755331141
A.n. Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari
Kode Bank: 451

KONFIRMASI

Sudah transfer? Mohon konfirmasi agar tercatat rapi:

📞 WhatsApp: 0822-2597-9555

“Semoga Allah melipatgandakan rezeki Anda dan menjadikan sedekah ini sebagai naungan di hari akhir kelak.”