YPIA mengadakan Kajian Persiapan untuk Takmir : Agar Ramadhan Bermakna

Takmir harus betul-betul bagaimana menjadi sarana orang mendapatkan hidayah dan menjadi bagian  penyelenggara dakwah yang betul-betul akan memberikan manfaat yang besar bagi umat. Berkaitan dengan  ilmu yang akan disampaikan selama ramadhan,  agama ini mesti sampaikan dengan serius sampaikan kepada umat. Takmir adalah amanah yang sangat  agung karena merupakan bagian pada lingkaran dakwah dan jadilah kita sarana dakwah yang betul-betul  memberikan manfaat bagi kaum muslimin.  Diperlukan pula kerjasama antar takmir untuk bisa lebih memakmurkan penyelenggaraan ini kemakmuran masjid. Bisa jadi ada masjid yang berlebih maka berbagi dengan yang kurang, yang masih ada imam berbagi dengan masjid lain. Semua ditujukan agar terbentuk  program yang bertarget atau program yang betul-betul membuat Ramadan itu istimewa dan begitu selesai ramadhan, ada hasil yang dipetik.

Secuil nasehat tersebut disampaikan oleh Ustadz Afifi Abdul Wadud B.A. saat membersamai para takmir dalam mempersiapkan bulan ramadhan. Tidak lama lagi, Ramadhan akan tiba ditengah-tengah kaum muslimin. Maka sangat penting sekali adanya persiapan yang matang dalam menemui Ramadhan. Ustadz Afifi memberikan perumpamaan bagaimana seorang atlit saat akan bertanding kompetisi yang bergenngsi makapersiapannya bisa sangat panjang dan lama. Tujuanya agar dapat meraih kompetisi tersebut.

Sungguh, bulan Ramadhan adalah suatu hal yang jauh lebih layak dipersiapkan dibandingkan kompetisi apapun. Terlebih untuk para takmir masjid. Sudah selayaknya mempersiapkan masjid sebaik mungkin. Mulai dari programnya, bangunannya dan hal-hal yang berkaitan dengan itu selama Ramadhan.

YPIA memang tengah merancang kepanitiaan ramadhan. Salah satu agenda yang terlaksana adalah kajian untuk para takmir seperti malam ini.   Harapan besar untuk para takmir agar juga turut mempersiapkan masjid menuju ramadhan. Ustadz Afifi juga berpesan agar terus bekerjasama antar masjid. Tentu, hal ini agar ramadhan bisa semakin maksimal dalam pelaksananya.

Scroll to Top