Yogyakarta — Dalam rangka menyemarakkan bulan Zulhijah 1447 H, Divisi Kajian Semarak Zulhijah YPIA menyelenggarakan Safari Dakwah Ustaz Arif Fathul Ulum, Lc., dai nasional sekaligus penulis Majalah Al Furqon. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad, 16–17 Mei 2026, dengan tiga titik kajian di wilayah Yogyakarta.
Safari dakwah ini menghadirkan Ustaz Arif Fathul Ulum yang berangkat dari Kediri dan tiba di Yogyakarta pada Sabtu sore. Selama di Yogyakarta, beliau membersamai kaum muslimin dalam tiga kajian bertema Zulhijah dan Iduladha yang dihadiri sekitar 40–60 peserta, baik ikhwan maupun akhwat, di setiap lokasi kajian.
Kajian pertama dilaksanakan pada Sabtu malam ba’da Maghrib di Masjid Pogung Raya dengan tema “Amalan Sunnah di Bulan Zulhijah Penuh Berkah”. Dalam kesempatan ini, Ustaz Arif memotivasi peserta untuk memanfaatkan sepuluh hari pertama Zulhijah sebagaimana kaum muslimin bersungguh-sungguh menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadhan. Beliau mengingatkan bahwa hari-hari awal Zulhijah memiliki keutamaan yang sangat besar, namun sering kali kurang mendapat perhatian.
Keesokan harinya, Ahad ba’da Subuh, kajian kedua dilaksanakan di Masjid Green Hills, Perumahan Green Hills, Jalan Kaliurang. Mengangkat tema “Shohibul Qurban, Hal Ini Mohon Diperhatikan”, kajian ini membahas adab dan semangat dalam berkurban. Ustaz Arif mengingatkan pentingnya memilih hewan kurban terbaik sebagai bentuk persembahan ibadah kepada Allah Ta’ala, namun tetap menjaga hati dari sifat riya, kesombongan, maupun kebanggaan duniawi yang dapat merusak pahala amal.


Kajian ketiga diselenggarakan pada Ahad pagi pukul 09.00–11.00 WIB di Masjid Quwwatul Islam dengan tema “Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail: Teladan yang Dapat Diambil”. Dalam kajian ini, peserta diajak mengambil pelajaran dari hubungan erat antara Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dan putranya, Nabi Ismail ‘alaihissalam. Ustaz Arif menjelaskan bahwa kedekatan emosional dan pendidikan iman yang kuat menjadi bekal penting dalam membentuk anak yang taat kepada Allah, hingga keduanya mampu menjalani ujian berat berupa perintah penyembelihan dengan penuh kepasrahan dan ketaatan.
Melalui rangkaian Safari Dakwah ini, peserta mendapatkan bekal ilmu terkait persiapan menyambut Iduladha, baik dari sisi ibadah personal, adab berkurban, maupun pendidikan keluarga Islami. Antusiasme peserta juga terlihat dari kehadiran jamaah yang memenuhi kajian di berbagai lokasi.
Panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini, khususnya para muhsinin dan pengurus masjid yang turut mendukung dakwah di bulan Zulhijah. Panitia juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan.
Semoga ilmu yang telah disampaikan menjadi ilmu yang bermanfaat, menambah semangat beribadah di sepuluh hari pertama Zulhijah, serta mendorong kaum muslimin untuk menyambut Iduladha dengan persiapan terbaik. Semoga Allah Ta’ala memberikan taufik untuk mengamalkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin.



