Sleman — Divisi Kajian Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA) bekerja sama dengan Masjid Pogung Raya (MPR) kembali menyelenggarakan Kajian Sabtu Malam MPR x YPIA pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kajian yang berlangsung ba’da Maghrib hingga menjelang salat Isya ini menghadirkan Ustaz Bisri Tujang, Lc., M.Hum., Mudir Ma’had Umar Al Faruq sekaligus dosen STDI Imam Syafi’i Jember. Kegiatan dihadiri sekitar 30–50 peserta dari kalangan ikhwan dan akhwat.
Dalam kajian tersebut, Ustaz Bisri mengangkat tema tentang pentingnya menjaga dan memanfaatkan waktu sebagai salah satu nikmat terbesar yang Allah Ta’ala karuniakan kepada setiap hamba. Beliau mengingatkan bahwa umur yang dimiliki manusia merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk memperbanyak amal saleh sebelum datang saat ketika seluruh amalan terputus.
Untuk menggambarkan pentingnya menghargai waktu, beliau membawakan kisah Hasan Al-Bashri rahimahullah. Diceritakan bahwa setiap kali mengantarkan jenazah dari rumah menuju pemakaman, Hasan Al-Bashri senantiasa mengisi perjalanan tersebut dengan berzikir. Ketika seseorang bertanya mengapa beliau terus berzikir sepanjang perjalanan, Hasan Al-Bashri menjawab bahwa orang yang berada di dalam keranda telah berakhir masa hidupnya dan terputus kesempatan beramal, sedangkan orang yang masih hidup masih diberi waktu oleh Allah Ta’ala. Oleh karena itu, setiap kesempatan yang tersisa hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak ketaatan sebelum ajal menjemput.


Beliau juga menyampaikan sebuah kisah dari salah seorang ulama yang melihat sekelompok pemuda menghabiskan waktu dengan duduk-duduk tanpa aktivitas yang bermanfaat. Ulama tersebut berkata, “Seandainya waktu mereka bisa kubeli dengan emas, niscaya akan kubeli.” Ungkapan tersebut menunjukkan betapa berharganya waktu hingga seorang ulama rela mengorbankan harta seandainya waktu yang terbuang itu dapat dimanfaatkan untuk amal saleh ataupun pekerjaan yang bermanfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat.
Melalui nasihat-nasihat tersebut, Ustaz Bisri mengajak kaum muslimin untuk lebih bijak mengelola waktu, menghindari berbagai aktivitas yang sia-sia, serta mengisinya dengan ibadah, menuntut ilmu, berdakwah, bekerja, dan berbagai amal kebaikan lainnya. Waktu merupakan nikmat yang tidak akan pernah kembali apabila telah berlalu.
Alhamdulillah, kajian berlangsung dengan lancar dan para peserta menyimak materi dengan penuh perhatian hingga akhir acara. Semoga ilmu yang telah disampaikan menjadi pengingat bagi setiap peserta untuk semakin menghargai waktu dan memanfaatkannya dalam ketaatan kepada Allah Ta’ala.
Kami mengucapkan jazakumullahu khairan wa baarakallahu fiikum kepada Ustaz Bisri Tujang hafizhahullah, segenap pengurus Masjid Pogung Raya, seluruh panitia yang bertugas, serta para jamaah yang telah menghadiri kajian ini. Semoga Allah Ta’ala menerima setiap amal kebaikan dan memberikan keberkahan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.
Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang pandai memanfaatkan waktu, memperbanyak amal saleh, dan menutup usia dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin.



