Sleman — Dalam rangka menghidupkan bulan suci Ramadhan dengan Al-Qur’an, Kampus Tahfizh/YPIA Academy kembali menyelenggarakan Program Tahsin dan Tahfizh Intensif Spesial Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini berlangsung selama 20 hari, sejak 1–20 Ramadhan 1447 H (18 Februari – 9 Maret 2026), dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom.
Program intensif ini dibagi menjadi dua fokus utama, yaitu kelas tahsin dan kelas tahfizh. Kelas tahsin diarahkan untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an, khususnya pada Surah Al-Fatihah serta surat-surat pendek dari An-Nas hingga Ad-Dhuha. Sementara itu, kelas tahfizh difokuskan pada target hafalan Juz 30.
Kegiatan dilaksanakan dengan dua pilihan waktu agar memudahkan peserta, yakni kelas pagi ba’da Subuh dan kelas malam ba’da Tarawih. Setiap pertemuan berlangsung selama 75 menit dengan total 20 kali pertemuan selama bulan Ramadhan.
Program ini diikuti oleh 67 santri, terdiri dari 19 santri putra dan 48 santri putri, yang terbagi ke dalam 11 kelas tahsin dan tahfizh. Seluruh kelas dibimbing oleh para asatidz pengajar Kampus Tahfizh Yogyakarta yang secara intensif mendampingi peserta dalam memperbaiki bacaan maupun menguatkan hafalan Al-Qur’an.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya dakwah Kampus Tahfizh untuk memfasilitasi kaum muslimin agar lebih dekat dengan Al-Qur’an, khususnya di bulan Ramadhan yang merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an. Melalui program intensif ini, peserta diharapkan dapat memanfaatkan waktu Ramadhan dengan meningkatkan kualitas bacaan serta menambah hafalan secara terarah dan konsisten.
Antusiasme peserta juga terlihat dari berbagai testimoni yang disampaikan. Para peserta merasakan manfaat dari metode pembelajaran yang sistematis, pengajar yang sabar, serta fleksibilitas waktu yang memudahkan berbagai kalangan untuk tetap belajar Al-Qur’an di tengah kesibukan.
Salah satu peserta, Sudarto Ramli (Konsultan Lepas Waktu), menyampaikan, “Pengajar sangat baik dan sabar dalam melakukan tuntunan dan pengulangan-pengulangan apabila santri melakukan kesalahan.” Testimoni ini menunjukkan perhatian pengajar dalam memastikan setiap peserta memahami perbaikan bacaan dengan benar.
Testimoni lain disampaikan oleh Nabila Paramitha Widisaputri (Karyawati Swasta), yang menilai program ini sangat membantu bagi peserta yang bekerja. Ia menyampaikan, “Sangat baik, pengajarnya sabar. Metodenya juga baik, programnya sangat memudahkan pekerja yang ingin tetap belajar.”
Panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh asatidz pengajar, para santri, serta semua pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan program ini. Panitia juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan.
Semoga Program Intensif Ramadhan Kampus Tahfizh ini dapat terus memberikan manfaat dan menjadi sarana bagi kaum muslimin untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga dalam keseharian sepanjang tahun. Jazaakumullahu khairan wa baarakallahu fiikum.
