Meskipun pelajaran wisma semester ini telah berakhir, bukan berarti para mahasantri lalu mengisi hari dengan hal yang sia-sia.
Beberapa waktu lalu, kami menyimak sebuah kajian yang menyebutkan bahwa salah satu keterampilan yang dianjurkan bagi kaum laki-laki adalah menembak.
Muncul pertanyaan sederhana: mengapa demikian?
Jawabannya kami temukan dalam tafsir Ibnu Katsir رحمه الله terhadap firman Allah Ta‘ala dalam Surat Al-Anfāl ayat 60.
Rasulullah ﷺ menafsirkan kata “kekuatan” dalam ayat tersebut dengan “lemparan/tembakan”.
Berangkat dari pemahaman itu, kami ingin menghidupkan sunnah ini—tentu dengan cara yang aman, bijak, dan sesuai kondisi.
Maka dipilihlah kegiatan paintball sebagai sarana latihan keterampilan, kekompakan, dan sportivitas.



MasyaAllah, antusiasme para mahasantri begitu terasa.
Terlebih bagi mereka yang baru pertama kali mencoba—ada semangat, tawa, strategi, dan kebersamaan yang terbangun dalam satu aktivitas.
Belajar tidak selalu harus di ruang kelas.
Terkadang, nilai-nilai sunnah justru hidup melalui pengalaman nyata, kebersamaan, dan keceriaan yang terarah.
📌 Semoga kegiatan sederhana ini menjadi wasilah menguatkan fisik, mental, dan ukhuwah para mahasantri.




